Lewati ke konten utama
Logo MAN IC Tapsel

Targetkan Humas Level Up Nasional, Humas MAN IC Tapsel Perkuat Branding dari Prestasi Menuju Reputasi

Targetkan Humas Level Up Nasional, Humas MAN IC Tapsel Perkuat Branding dari Prestasi Menuju Reputasi
25 Aug 2026 ictapsel@gmail.com Kegiatan

Pekalongan — MAN Insan Cendekia Tapanuli Selatan turut mengambil bagian dalam kegiatan Best Practice Humas Level Up dan Tata Kelola Layanan Pendidikan MAN Insan Cendekia se-Indonesia yang diselenggarakan di Kota Pekalongan, Jawa Tengah, pada 25–27 Agustus 2026.


Kegiatan yang diinisiasi Biro Hubungan Masyarakat dan Komunikasi Publik Kementerian Agama Republik Indonesia tersebut merupakan bagian dari Program Kerja Biro Humas dan Komunikasi Publik Kementerian Agama RI Tahun Anggaran 2026. Pelaksanaan kegiatan dipusatkan di Hotel Amandaru Kota Pekalongan dan MAN Insan Cendekia Pekalongan.


MAN Insan Cendekia Tapanuli Selatan menjadi salah satu dari 25 MAN Insan Cendekia se-Indonesia yang diundang mengikuti forum tersebut. Madrasah diwakili oleh Said Hasan Assegaf Rambe, Wakil Kepala Madrasah Bidang Hubungan Masyarakat MAN Insan Cendekia Tapanuli Selatan.


Kegiatan Humas Level Up dirancang tidak sekadar sebagai forum koordinasi, tetapi juga menjadi ruang penguatan paradigma baru kehumasan MAN Insan Cendekia. Kehumasan didorong bergerak dari pola publikasi kegiatan menuju pembangunan reputasi institusi yang berkelanjutan.


Salah satu gagasan utama yang ditekankan dalam materi penguatan branding adalah perubahan orientasi dari sekadar:


“Publikasi Kegiatan ? Publikasi Prestasi ? Branding Reputasi”


menjadi pola komunikasi yang lebih strategis:


“Achievement ? Story ? Proof ? Reputation.”


Pendekatan tersebut menempatkan capaian madrasah bukan hanya sebagai informasi yang dipublikasikan, tetapi sebagai cerita yang memiliki bukti, dampak, konsistensi, serta mampu membangun kepercayaan publik.


Dalam konteks tersebut, MAN Insan Cendekia diarahkan semakin kuat memosisikan diri sebagai “Talenta Indonesia Masa Depan”, yakni lembaga pendidikan yang menyiapkan generasi Indonesia yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga berkarakter, berintegritas, beriman, menguasai teknologi, memiliki wawasan kebangsaan, serta mampu bersaing secara global.


Penguatan branding MAN IC juga diarahkan melalui lima pilar komunikasi, yaitu Excellence, People, Alumni, Impact, dan Islamic Global Citizen.


Melalui pilar Excellence, setiap MAN IC didorong menampilkan bukti nyata keunggulan. Pada aspek People, komunikasi publik tidak hanya menampilkan institusi, tetapi juga menghadirkan figur-figur manusia di balik keberhasilan madrasah, mulai dari murid, guru, tenaga kependidikan, hingga berbagai pihak yang berkontribusi.


Sementara itu, aspek Alumni diarahkan untuk memperkuat dokumentasi dan publikasi kiprah lulusan di berbagai bidang. Pada pilar Impact, prestasi tidak berhenti pada capaian berupa piala atau penghargaan, tetapi harus dapat menunjukkan manfaat dan kontribusi nyata. Sedangkan Islamic Global Citizen menjadi salah satu diferensiasi penting MAN Insan Cendekia sebagai lembaga pendidikan yang memadukan nilai keislaman dengan wawasan global.


Penguatan kehumasan tersebut juga dilengkapi dengan sejumlah indikator keberhasilan branding, mulai dari Awareness, Consideration, Preference, Advocacy, Visibility, Authority, hingga Impact.


Melalui indikator tersebut, efektivitas komunikasi publik tidak hanya dinilai berdasarkan banyaknya publikasi yang dihasilkan. Kehumasan juga perlu mengukur seberapa besar masyarakat mengenal MAN IC, menjadikannya pilihan utama, merekomendasikannya kepada masyarakat lain, seberapa luas pemberitaan positif tentang MAN IC, hingga sejauh mana alumni memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat dan bangsa.


Pada hari pertama, agenda kegiatan meliputi pembukaan Humas Level Up MAN IC se-Indonesia, materi Penguatan Komunikasi Publik MAN IC oleh Kepala Biro Humas dan Komunikasi Publik Kementerian Agama RI, Dr. Thobib Al Asyhar, S.Ag., M.Si., serta materi Branding Layanan Publik MAN IC oleh Ketua Tim Pengembangan SDM Humas Biro HKP Kemenag RI, Furqon Kusuma.


Rangkaian kegiatan selanjutnya diisi dengan Best Practice dan Sharing Session Humas MAN IC se-Indonesia, rapat koordinasi, hingga penyusunan program kerja Humas MAN IC se-Indonesia.


Mewakili MAN IC Tapanuli Selatan, Said Hasan Assegaf Rambe menyambut sangat baik pelaksanaan Humas Level Up tersebut. Menurutnya, kegiatan ini menjadi ruang penting bagi para pengelola kehumasan MAN Insan Cendekia untuk meningkatkan kompetensi, memperluas wawasan, sekaligus menyamakan perspektif tentang arah komunikasi publik yang lebih strategis.


“Kami menyambut sangat baik kegiatan Humas Level Up ini karena menjadi kesempatan yang sangat berharga untuk meningkatkan kompetensi kehumasan, memperkuat jejaring, serta mempelajari berbagai praktik baik dari MAN Insan Cendekia se-Indonesia. Humas hari ini tidak cukup hanya mampu mempublikasikan kegiatan, tetapi juga harus mampu mengolah prestasi, data, cerita, dan dampak menjadi reputasi serta kepercayaan publik,” ujar Said.


Ia menambahkan bahwa penguatan kompetensi humas harus berjalan seiring dengan kemampuan beradaptasi terhadap perkembangan teknologi, perubahan karakter audiens, dan dinamika komunikasi digital.


“Pengelola humas perlu terus belajar, adaptif terhadap perkembangan teknologi dan media, mampu membaca kebutuhan publik, serta menghadirkan komunikasi yang cepat, akurat, kreatif, dan dapat dipertanggungjawabkan. Yang terpenting, setiap informasi yang disampaikan harus tetap mencerminkan nilai, karakter, dan keunggulan MAN Insan Cendekia,” tambahnya.

Said juga menilai forum tersebut menjadi momentum penting untuk memperkuat kolaborasi antarhumas MAN IC secara nasional, sehingga praktik-praktik baik yang telah berkembang di masing-masing madrasah dapat saling dibagikan dan direplikasi.


“Kami berharap forum seperti ini dapat terus memperkuat kolaborasi Humas MAN IC se-Indonesia. Dengan jejaring yang kuat, berbagai inovasi, prestasi, dan praktik baik tidak berjalan sendiri-sendiri, tetapi dapat menjadi kekuatan komunikasi bersama dalam membangun reputasi MAN Insan Cendekia secara nasional,” jelasnya.


Keikutsertaan MAN IC Tapanuli Selatan dalam forum ini menjadi bagian dari upaya memperkuat tata kelola komunikasi publik madrasah agar semakin profesional, terukur, adaptif, kreatif, dan berorientasi pada reputasi.


Melalui forum nasional ini, praktik-praktik baik kehumasan dari berbagai MAN Insan Cendekia diharapkan dapat dikolaborasikan dan dikembangkan menjadi sistem komunikasi publik yang tidak hanya aktif menyampaikan informasi, tetapi juga mampu membangun kepercayaan, memperkuat citra kelembagaan, serta menghadirkan dampak nyata bagi masyarakat.


Bagi MAN Insan Cendekia Tapanuli Selatan, paradigma Humas Level Up menjadi momentum untuk terus mengembangkan komunikasi publik yang berbasis data, prestasi, cerita inspiratif, bukti, dan dampak. Dengan demikian, setiap prestasi madrasah tidak berhenti sebagai dokumentasi, tetapi berkembang menjadi reputasi dan kepercayaan publik yang semakin kuat.


Humas MAN IC Tapanuli Selatan

Kampus Prestasi, Mandiri, Islami


Bagikan:
Chat Kami