Tapanuli Selatan (Humas) : Tim riset Madrasah Aliyah Negeri Insan Cendekia (MAN IC) Tapanuli Selatan (Tapsel) kembali mengukir prestasi membanggakan dengan meraih juara 2 tingkat nasional dalam ajang SOBAT BUMI Envirofest 2026 yang diselenggarakan PT United Tractors Tbk.
Prestasi bertaraf nasional yang diraih Tim Riset MAN IC Tapsel melalui inovasi bertajuk “Tapsel Biochar Movement: Gerakan Desa Karbon Positif Mengembalikan Karbon ke Tanah. Stop Bakar! Mulai Subur”. Hasil riset ini sendiri telah diuji publik bersama masyarakat Desa Situmba, Sipirok, Tapsel pada September 2026.
Kepala MAN Insan Cendekia Tapanuli Selatan, Abdul Hakim Siregar, S.Pd.I, M.S.I, Minggu (18/10/2026) mengaku bangga atas capaian yang ditorehkan muridnya dalam ajang bergengsi tingkat nasional, SOBAT BUMI Envirofest 2026 yang diselenggarakan PT United Tractors Tbk.
Dijelaskan, Tim Riset MAN IC yang diberi nama TIm SOMI terdiri dari 4 murid yakni Sahira Latifa, Muhammad Maulana Siregar, Atika Aufa Pracha, Nazwa Amelia Pospos, dan Rofiqoh Adzkia Dalimunthe, dengan guru pembimbing, Mis Ariska Ainun Jamila Rambe S.Si.
Tim SOMI yang mengembangkan inovasi melalui riset, mengangkat pemanfaatan limbah pertanian menjadi biochar sebagai upaya mengurangi pembakaran terbuka dan mendukung perbaikan kualitas tanah.
Gagasan ini mendorong masyarakat untuk mengelola limbah pertanian secara lebih berkelanjutan sekaligus mengembalikan karbon ke tanah.Dengan demikian, selain menghindari terjadi polusi udara akibat pembakaran limbah pertanian, tanah juga akan subur.
Projek Lingkungan yang dijalankan Tim Riset MAN IC Tapsel dalam kompetisi SOBAT BUMI Envirofest 2026 tersebut dimulai dari bulan juni hingga pengumuman akhir di bulan Oktober 2026. Hasilnya Tim tersebut meraih juara 2.
Prestasi tersebut menjadi salah satu bentuk kontribusi siswa MAN IC Tapanuli Selatan dalam menghadirkan gagasan berbasis riset peduli lingkungan yang berangkat dari potensi lokal.
"Melalui Tapsel Biochar Movement, tim SOMI menunjukkan bahwa permasalahan lingkungan di sekitar masyarakat dapat menjadi titik awal lahirnya inovasi yang berorientasi pada keberlanjutan, juara Kepala MAN IC Tapsel.
Pencapaian juara 2 dalam SOBAT BUMI Envirofest 2026, ujar Abdul Hakim diharapkan dapat menjadi motivasi bagi siswa lainnya untuk terus mengembangkan kreativitas, memperkuat budaya riset, dan menghasilkan inovasi yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat serta lingkungan.
Ditenya tentang motivasi untuk membuat riset Biovhar, ia menjelaskan bahwa kebiasaan membakar limbah pertanian yang masih dilakukan sebagian masyarakat menjadi tantangan lingkungan yang perlu diatasi.
Ubah Limbah Jadi Sumber Daya
Kepala MAN IC Tapsel Abdul Hakim Siregar, mengungkapkan, Biochar merupakan material kaya karbon yang dihasilkan melalui pemanasan biomassa, seperti sekam padi, jerami, atau sisa tanaman lainnya, dengan pasokan oksigen yang terbatas.
"Berbeda dengan pembakaran terbuka yang melepaskan asap dan berbagai polutan ke udara, pembuatan biochar dilakukan melalui proses yang terkendali. Jika diproduksi dan digunakan dengan tepat, biochar berpotensi membantu memperbaiki karakteristik tanah, meningkatkan kemampuan tanah menahan air, serta menyimpan sebagian karbon dalam bentuk yang relatif stabil," ungkapnya.
Meski demikian, manfaat biochar bergantung pada bahan baku, metode produksi, karakteristik tanah, dan cara penggunaannya. Karena itu, penerapan inovasi ini perlu disertai pengujian dan pendampingan agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat.
Melalui Tapsel Biochar Movement, tim SOMI mengajak masyarakat mengubah cara pandang terhadap limbah pertanian. Sisa tanaman yang selama ini dianggap tidak berguna dapat menjadi sumber daya alternatif apabila dikelola dengan pengetahuan dan teknologi yang tepat.
Pesan “Stop Bakar! Mulai Subur” menjadi inti gerakan tersebut. Masyarakat didorong untuk mengurangi pembakaran terbuka sekaligus mulai menerapkan pengelolaan limbah yang lebih ramah lingkungan.
Atas prestasi yang ditorehkan muridnya, selain menyampaikan apresiasi, Abdul Hakim juga mengucapkan terima kasih kepada guru pembimbing, Mis Ariska Ainun Jamila Rambe S.Si yang telah melakukan pendampingan sehingga banyak siswa MAN IC yang meraih prestasi.