Lewati ke konten utama
Logo MAN IC Tapsel

Hari Pertama TKA 2026, MAN IC Tapanuli Selatan Tekankan Kesiapan Akademik, Kejujuran, dan Integritas Murid

Hari Pertama TKA 2026, MAN IC Tapanuli Selatan Tekankan Kesiapan Akademik, Kejujuran, dan Integritas Murid
26 Oct 2026 ictapsel@gmail.com Kegiatan

Sipirok (Humas) – Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Insan Cendekia Tapanuli Selatan melaksanakan hari pertama Tes Kemampuan Akademik (TKA) Tahun 2026, Senin (26/10/2026). Kegiatan yang diikuti oleh murid kelas XII ini menjadi bagian dari pelaksanaan asesmen akademik secara nasional pada jenjang SMA/MA/sederajat, sekaligus menjadi salah satu momentum penting dalam mengukur capaian pembelajaran dan kesiapan akademik murid menjelang penyelesaian pendidikan di tingkat madrasah aliyah.


Pelaksanaan TKA Gelombang I dijadwalkan berlangsung selama empat hari, mulai 26 hingga 29 Oktober 2026. Pada hari pertama, murid mengikuti asesmen sesuai jadwal yang telah ditetapkan, termasuk mata uji Bahasa Indonesia dan komponen literasi membaca serta Survei Karakter. Seluruh rangkaian kegiatan diarahkan untuk berlangsung secara tertib, objektif, dan sesuai dengan ketentuan penyelenggaraan asesmen nasional.


Tes Kemampuan Akademik merupakan salah satu instrumen pengukuran capaian akademik murid melalui pendekatan asesmen yang terstandar. Selain memberikan gambaran mengenai penguasaan kompetensi akademik, TKA juga diharapkan mampu menghadirkan informasi yang lebih objektif mengenai kemampuan murid, baik sebagai bahan evaluasi pembelajaran maupun sebagai salah satu pertimbangan dalam melanjutkan pendidikan ke jenjang perguruan tinggi sesuai ketentuan yang berlaku.


Bagi MAN Insan Cendekia Tapanuli Selatan, penyelenggaraan TKA tidak semata-mata dipandang sebagai kegiatan pengukuran hasil belajar, tetapi juga sebagai bagian dari proses pembentukan karakter akademik murid. Kedisiplinan, tanggung jawab, kemandirian, serta kejujuran menjadi nilai penting yang harus tercermin dalam setiap tahapan pelaksanaan asesmen. Dengan demikian, keberhasilan pendidikan tidak hanya dilihat dari capaian nilai, tetapi juga dari integritas yang menyertai proses pencapaiannya.


Dalam mendukung kelancaran pelaksanaan TKA, pihak madrasah melakukan berbagai langkah persiapan, baik dari aspek teknis, sarana pendukung, maupun koordinasi penyelenggaraan. Kesiapan perangkat asesmen, jaringan internet, ruang pelaksanaan, serta pendampingan teknis menjadi perhatian agar seluruh murid dapat mengikuti tes dalam suasana yang kondusif, nyaman, dan terarah.


Kepala MAN Insan Cendekia Tapanuli Selatan, Abdul Hakim Siregar, S.Pd.I., M.S.I., menegaskan bahwa pelaksanaan TKA hendaknya dimaknai sebagai kesempatan bagi murid untuk menunjukkan kemampuan akademik yang telah dibangun selama mengikuti proses pendidikan di madrasah. Menurutnya, kesiapan akademik perlu berjalan beriringan dengan kematangan sikap, ketenangan, dan kepercayaan diri.


“Harapan kita, seluruh murid dapat mengikuti Tes Kemampuan Akademik ini dengan sungguh-sungguh, tenang, dan penuh rasa percaya diri. Tunjukkan kemampuan terbaik yang dimiliki, tetapi yang jauh lebih penting adalah tetap menjaga kejujuran dan integritas. Nilai akademik merupakan bagian dari capaian pendidikan, sementara karakter dan tanggung jawab menjadi bekal penting dalam perjalanan kehidupan mereka ke depan,” ungkapnya.


Lebih lanjut, Abdul Hakim mengingatkan bahwa setiap proses evaluasi hendaknya menjadi ruang pembelajaran yang memberikan pengalaman bermakna bagi murid. Hasil asesmen bukan semata-mata menjadi ukuran keberhasilan secara individual, melainkan juga dapat dijadikan bahan refleksi bagi madrasah dalam memperkuat kualitas pembelajaran, pendampingan akademik, dan pengembangan potensi murid secara berkelanjutan.


Senada dengan hal tersebut, Wakil Kepala Madrasah Bidang Akademik, Muhammad Fajar Dani, menekankan pentingnya kesiapan akademik dan mental murid dalam mengikuti seluruh tahapan TKA. Menurutnya, asesmen ini menjadi kesempatan bagi murid untuk mengukur sejauh mana penguasaan kompetensi yang telah diperoleh selama proses pembelajaran berlangsung.


“Kami berharap seluruh murid dapat mengoptimalkan kemampuan yang telah dipersiapkan melalui proses pembelajaran selama ini. Tetap fokus, percaya diri, dan menjunjung tinggi kejujuran, sehingga hasil yang diperoleh benar-benar mencerminkan kompetensi akademik masing-masing,” ungkapnya.


Sebagai madrasah berasrama yang mengintegrasikan penguatan akademik, pembinaan karakter, dan nilai-nilai keislaman, MAN Insan Cendekia Tapanuli Selatan senantiasa mendorong terbentuknya budaya belajar yang kompetitif sekaligus berintegritas. Melalui pendampingan guru, penguatan motivasi belajar, dan pembiasaan disiplin dalam kehidupan sehari-hari, murid diharapkan memiliki kesiapan yang lebih menyeluruh dalam menghadapi berbagai bentuk evaluasi akademik maupun tantangan pendidikan pada masa mendatang.


Di sisi lain, pelaksanaan TKA juga menjadi bagian dari upaya membangun kesadaran bersama bahwa kualitas pendidikan merupakan tanggung jawab seluruh unsur madrasah. Sinergi antara pimpinan, guru, tenaga kependidikan, dan murid memiliki peran penting dalam mewujudkan lingkungan pendidikan yang mendukung pencapaian prestasi secara sehat. Setiap capaian akademik diharapkan lahir dari proses pembelajaran yang konsisten, pembinaan yang terarah, serta komitmen bersama untuk mempertahankan mutu pendidikan.


Madrasah juga memandang bahwa keikutsertaan murid dalam TKA memiliki nilai strategis dalam mempersiapkan arah pendidikan mereka setelah menyelesaikan studi. Melalui asesmen ini, murid diharapkan semakin memahami kapasitas dan potensi akademik masing-masing, sehingga mampu mengambil keputusan yang lebih terukur dalam menentukan pilihan program studi dan perguruan tinggi. Hal tersebut sejalan dengan komitmen MAN Insan Cendekia Tapanuli Selatan dalam mengantarkan lulusan yang unggul secara intelektual, matang dalam karakter, dan siap menghadapi persaingan pendidikan tinggi.


Melalui pelaksanaan TKA Tahun 2026, MAN Insan Cendekia Tapanuli Selatan berharap seluruh murid kelas XII dapat menyelesaikan rangkaian asesmen dengan baik serta memperoleh hasil yang mencerminkan kemampuan akademik secara objektif. Semangat berprestasi yang dilandasi kejujuran, kedisiplinan, dan nilai-nilai keislaman diharapkan terus menjadi karakter utama murid dalam mewujudkan cita-cita dan mengharumkan nama madrasah.


Humas | MAN Insan Cendekia Tapanuli Selatan


Kampus Prestasi Mandiri Islami


Bagikan:
Chat Kami