Lewati ke konten utama
Logo MAN IC Tapsel

Dari 18 Delegasi, Tujuh Jawara MAN IC Tapsel Melaju ke OMI Tingkat Provinsi

Dari 18 Delegasi, Tujuh Jawara MAN IC Tapsel Melaju ke OMI Tingkat Provinsi
13 Sep 2026 ictapsel@gmail.com Prestasi

Tapanuli Selatan (Humas) — Delapan belas murid berangkat membawa ikhtiar, tujuh di antaranya berhasil membawa tiket menuju panggung provinsi. MAN Insan Cendekia Tapanuli Selatan menorehkan prestasi membanggakan dalam Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI) Tingkat Kabupaten Tapanuli Selatan Tahun 2026 dengan meloloskan tujuh murid terbaik ke tingkat Provinsi Sumatera Utara.



Keberhasilan tersebut bukan sekadar cerita tentang angka dan peringkat. Di baliknya terdapat keberanian untuk bertanding, ketekunan menghadapi soal-soal menantang, serta kesediaan untuk terus belajar dari setiap proses. Seluruh 18 delegasi telah menunjukkan bahwa kompetisi bukan hanya ruang untuk mencari siapa yang terbaik, melainkan juga tempat menempa ketangguhan intelektual dan kedewasaan sikap.



Tujuh murid yang berhasil menjadi jawara adalah Maidia De Rveena Pohan, Juara I Fisika; Najwa Fairuz Salsabila, Juara III Fisika; Hafni Fadilah Harahap, Juara I Kimia; Suci Rahayu Siagian, Juara II Kimia; Izyan Asyana A. Pohan, Juara III Biologi; Revanza Alif Margolang, Juara II Ekonomi; serta Muhammad Rafli Harahap, Juara III Geografi.



Capaian ini memperlihatkan kuatnya tradisi akademik yang terus dibangun di MAN IC Tapanuli Selatan. Pembelajaran tidak berhenti di ruang kelas, tetapi tumbuh melalui pendalaman materi, diskusi, latihan terukur, evaluasi, dan pendampingan berkelanjutan. Setiap soal yang diselesaikan menjadi latihan berpikir, sedangkan setiap kesalahan diubah menjadi pijakan untuk melangkah lebih jauh.



Kepala MAN Insan Cendekia Tapanuli Selatan, Abdul Hakim Siregar, S.Pd.I., M.S.I., menyampaikan apresiasi kepada seluruh delegasi, guru pembimbing, dan pihak yang telah mendukung proses persiapan. Menurutnya, ketujuh murid yang melaju ke tingkat provinsi membawa tanggung jawab untuk terus belajar dengan rendah hati, sementara seluruh delegasi tetap menjadi bagian penting dari perjalanan prestasi madrasah.



Prestasi tersebut juga lahir dari pendampingan para guru pembimbing, yakni Bagaswara Deas Arista pada bidang Fisika, Siti Kholilah Hasibuan pada bidang Kimia, Nur Atikah pada bidang Biologi, Lenni Erika Siregar pada bidang Ekonomi, serta Wilda Mahrani Daulay pada bidang Geografi. Mereka tidak hanya mengajarkan rumus dan konsep, tetapi turut menanamkan disiplin, daya juang, ketelitian, dan keberanian dalam menghadapi kompetisi.



Bagi sebelas delegasi lainnya, perjalanan ini tidak berakhir pada pengumuman hasil. Keikutsertaan mereka merupakan pengalaman berharga sekaligus investasi prestasi pada masa mendatang. Sebab, dalam sebuah kompetisi, kemenangan dapat dicatat dalam sertifikat, tetapi keberanian mencoba, kemampuan bangkit, dan kemauan memperbaiki diri akan menetap jauh lebih lama di dalam karakter.



Kini, tujuh jawara tersebut bersiap membawa nama MAN Insan Cendekia Tapanuli Selatan ke OMI Tingkat Provinsi Sumatera Utara yang akan dilaksanakan pada 5–6 Oktober 2026. Dengan semangat Prestasi, Mandiri, dan Islami, mereka diharapkan tidak hanya hadir sebagai peserta, tetapi juga tampil sebagai generasi madrasah yang mampu mempertemukan kecerdasan, integritas, dan nilai-nilai keislaman dalam satu langkah perjuangan menuju prestasi yang lebih tinggi.


Bagikan:
Chat Kami